bloom

flash

Sunday, August 28, 2016

TIPS TRAVELLING ALA FLASHPACKER


Sebagai seorang flashpacker musuh utama kita adalah waktu, ya memang flashpacker tidak punya waktu panjang untuk setiap travellingnya. Bukan berarti kita tidak bisa mengatur perjalanan kita lebih baik dan efisen. Sudah dijelaskan di posting sebelumnya apa itu flashpacker, dan jika anda termasuk traveller ini, berikut beberapa tips dari saya yang tidak baik hati mungkin bisa membantu. 

Pertama beli tiket jauh hari, karena tiket-tiket promo dari maskapai hampir sangat tidak pernah dekat-dekat hari keberangkatan, kalaupun ada pasti dalam hitungan jam sudah tidak ada lagi. Rajin-rajinlah memantau tiket secara berkala, karena ketika tiket murah sudah muncul kita tidak punya banyak waktu untuk memutuskan, pilihannya ada pada saat itu, beli or never. 

Kedua, lihat tanggalan cuti nasional. Ya mau tak mau, suka ataupun tidak, kita harus pandai-pandai memanfaatkan waktu singkat atau cuti yang tidak banyak kita seefektif mungkin. Selalu coba gabungkan cuti-cuti hari besar setiap keberangkatan anda. Misalnya ketika mau jalan sebanyak 4 atau 5 hari, gabungkan dengan hari besar dan cuti bersama, misalnya cuti pribadi 2 hari dan cuti bersama 2 atau 3 hari. Resikonya mungkin akan jarang dapat tiket murah, but there is always possibility. Selalu ada kemungkinan, asal anda rajin memantau harga. 

Ketiga, aturlah perjalanan anda sepasti mungkin. Buatlah itineray (rencana perjalanan) sedetail mungkin, cari informasi sebanyak mungkin yang diperlukan tentang lokasi yang akan kita tuju. Karena waktu kita terbatas, carilah seluruh informasi yang akan memudahkan, misalnya transportasi apa yang tersedia, lokasi hotel yang dekat dengan transportasi umum dan kuliner setempat. Rute dan jam operasional tempat wisata, dan lain sebagainya. Jangan gambling, selalu siapkan rencana yang matang. 

Keempat, perbanyak teman di dunia travelling. Di jaman sekarang sudah sangat banyak komunitas travelling di Indonesia, pun untuk backpacker atau flashpacker. Demikian juga untuk urusan jual beli tiket dan reservasi hotel. Kita tidak selalu dalam 24 jam bisa memantau harga dan promo-promo maskapai ataupun hotel, nah usahakan ada teman yang berbisnis atau bekerja di dunia travelling. Karena mereka lebih banyak dapat promo murah untuk memperbanyak penjualannya, dan kita adalah sasaran untuk dijual, ya simbiosis mutualisme lah, sama-sama diuntungkan. Di sosial media juga banyak grup-grup travelling, jangan malu bertanya untuk mencari informasi. 

Kelima, usahakan ada teman atau keluarga di tempat yang kita kunjungi. Flashpacker itu lebih mengutamakan pengalaman menjelajah dengan waktu yang singkat, ya pastinya tipikalnya lebih mencari kenyamanan meski agak sedikit lebih mahal, perlu diperhatikan yang dicari adalah kenyamanan, bukan kemewahan. Flashpacker juga pasti ingin budget yang tidak membengkak. Akan lebih baik jika ditempat yang akan kita kunjungi ada teman atau keluarga disana, ya ini pasti akan lebih efisien karena teman atau keluarga kita itu lebih tahu tentang seluk beluk kota tersebut, yang pasti kita tidak perlu repot-repot lagi untuk mencari tahu segala hal untuk destinasi yang dituju, dan akan lebih baik lagi kalau kita bisa menginap disana gratis. Selain demikian, sekarang juga ada aplikasi untuk traveller yang bernama couchsurfing yang mana bisa saling membantu sesama traveller yang akan berkunjung di suatu tempat tertentu. Untuk daftar silahkan cek di www.couchsurfing.com
 
Keenam, pergilah bersama teman. Solo traveller tak masalah untuk cari pengalaman, tapi pergi bersama-sama teman juga sangat seru. Selain kita punya teman bicara selama di pesawat :) kita juga bisa menghemat pengeluaran. Ya karena bersama-sama kita bisa patungan banyak hal, misalnya hotel, sewa kendaraaan, saling bagi makanan (yang ini penulis pribadi hehe), dan banyak hal yang bisa kita bagi. Dan sebagai antisipasi juga kalau-kalau terjadi hal yang tidak di inginkan. Tapi be careful ya bersama teman memang asyik kalau seide dan sepemikiran, tapi juga juga jadi horror kalau tidak bisa satu suara. Carilah travelmate yang sama-sama mau diajak segila anda, sejorok anda, dan secapek anda. Karena tingkat kenyamanan dan dan daya tahan tubuh serta kebiasaan setiap orang berbeda.
Itu tadi sedikit tips dari saya, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. 

Dont stop dreaming because everything comes from dream :)

Friday, August 26, 2016

BACKPACKER DAN FLASHPACKER, SAYA APA YA?????


Sebelumnya tak pernah bermimpi bakal melangkahkan kaki keluar jauh dari kota tercintaku Palembang, apalagi sampai bermimpi untuk berjalan keluar negeri. Tapi nasib bisa berkata lain, puji syukur sejauh ini saya sudah bisa melangkahkan kaki ke beberapa kota di Indonesia, dan mulai meninggalkan jejak kaki keluar negeri.
Sejauh ini saya sudah mulai bergabung dengan beberapa komunitas traveller di Indonesia, dan di kota Palembang khususnya. Dari beberapa sumber dan yang saya baca dan pelajari, ada 3 ciri traveller.

Pertama traveller yang betul-betul turis, type ini pejalan yang tidak mau repot-repot dan sepenuhnya ingin duduk manis langsung jalan tanpa repot-repot mengatur itineray, booking hotel dan lain-lainnya, dan menyerahkan semuanya kepada biro perjalanan.

Kedua backpacker, traveller ini akan mengatur segala perjalanannya dengan mandiri, mem-press budget seminim mungking, dan rela untuk capek agar dana dan perjalanan dapat seefisien mungkin, misalnya numpang tidur di masjid, di stasiun, apapun yang dapat memperkecil anggaran, dan backpacker ini biasanya tidak terbatas waktu atau mempunyai cuti yang waktunya lumayan bisa panjang.

Itulah perbedaan yang paling extrem diantara turis dan backpacker.

SAYA APA YA???

Dari sekilas pembahasan diatas, kita dapat menentukan type traveller apa yang kita anut. Tapi kok saya ngerasa tidak sama antara kedua type tadi??
1. Apakah Anda suka jalan-jalan? ya iyalah mas, ini blog apa #eh
2. Apakah Anda tidak punya cuti panjang atau hanya punya sedikit masa cuti?
3. Apakah Anda ingin perjalanan anda tetap dapat mengekplorasi beberapa tempat dengan waktu terbatas?
4. Apakah Anda tak masalah jika harus keluar biaya lebih, asal dapat sampai tujuan dengan cepat?
5. Apakah Anda lebih memilih hotel berbintang jika terpaksa karena tidak ada lagi hotel murah daripada harus menginap di tempat yang gratis tapi kurang nyaman?

Jika jawaban anda adalah IYA, berarti anda termasuk dalam salah satu traveller type FLASHPACKER, type ini adalah titik tengah dari turis dan backpacker. Ya, ada jalan tengah dari turis dan backpacker, para flashpacker biasanya lebih beroriented kepada pengalaman, dan akan membuat waktu yang singkat menjadi seefisen mungkin dan tidak terlalu bermasalah bilamana harus sedikit mengocek kantong untuk dapat mencapai tujuan.

Misalnya ke Palembang - Jakarta, kalau backpacker lebih suka mencoba tantangan dengan menaiki bus, atas mencoba naik kereta dan lanjut dengan transportasi massal yang rentang waktunya bisa memakan satu hari. Flashpacker sudah barang tentu akan lebih memilih melalui jalur udara, yang cuma 1 jam.

Berdasarkan ciri-ciri dari flashpacker, kebanyakan dari traveller ini adalah karyawan yang tidak punya banyak waktu libur. So, kamu termasuk type apa :)



Thursday, August 25, 2016

ABOUT ME

 Assalamu'alaikum Wr. Wb. 

Alhamdulillah atas niat yang tak pernah terealisir, dan paksaan teman-teman (lebih tepatnya bully) akhirnya tercipta juga blog yang mudah-mudahan ada faedah dan bermanfaat bagi semua pengunjung dan pembaca, amin.

Berikut data pribadi yang tidak penting dari pemilik blog ini


Nama lengkap : Ahmad Feriadi Habib
Nama Panggilan : Feri, Nigam, Habib
Agama : Islam
Tempat tanggal lahir : Palembang, 27 September 1986
Kebangsaan : Indonesia.
E-mail : feriadi_alhabib@yahoo.com & ferinigam@gmail.com
Golongan darah : O

My Body : Gambaran umum sih, tinggi rata-rata wong Palembang, berat dan tinggi agak tidak seimbang (bohay), kulit sawo matang (lupa diangkat). 

My Hobby : Travelling dengan budged backpacker, dancing India (bukan profesional), nonton bioskop (bukan dihari libur)

Demikian sekilas tentang pribadi saya, dalam blog ini akan banyak dipaparkan tentang seputar flashpacker dan akan sedikit menyisipkan sedikit tentang perjalanan, tips and trick travelling ala flashpacker, dan karena penulis hobby India, akan sedikit ada posting-posting tentang India.