bloom

flash

Monday, November 21, 2016

PERSIAPAN SEBELUM TRAVELLING : Smart Traveller



Packing packing, terbang lagi kita ---kita?? Loe aja kali mas #ok fine.
Tiket sudah dibeli, hotel sudah dibooking, sungkem sama ortu dan calon mertua sudah mari berangkat bibeh. ---Sek sek mas, kalau mau berangkat apa aja yang mau dibawa?* Harus mikir dikit nih apa aja yang perlu disiapin sebelum travelling. Apalagi kalau tergolong baru mau coba halan-halan pasti bingung apa saja yang harus dipersiapkan.

source
Bagi traveller yang sudah sering bepergian pasti sudah tahu dan terbiasa melakukan persiapan yang mesti dibawa dan apa saja yang harus diperhatikan sebelum bepergian. Lain halnya dengan newbie yang belum pernah mencoba travelling, terkadang tanpa persiapan dan jadinya liburan dengan budget yang besar ---sebesar cintaku padamu mas #lenje*. Padahal banyak cara supaya kita bisa berhemat.

source
Belum lagi situasi apa yang akan kita hadapi di negeri orang. Banyak pelancong ketika pertama kali kesulitan karena kendala bahasa, meskipun kita sudah dibawah cukup lumayan berbahasa Inggris, tidak terlalu berguna kalau kita di tempat yang penduduknya tidak mengerti atau jarang menggunakan bahasa Inggris ---kesian nasibmu dek*.

Berikut ini saya yang tampan ini akan memamaparkan isi hati hal-hal yang harus diperhatikan atau dipersiapkan untuk perdana atau pertama kali travelling:

Pertama, Persiapan Mental
source
Pola pikir tiap orang berbeza ---hendaklah hendak hendak kurasa #hay sayang* tergantung keseharian, pergaulan dan gaya hidup. Kalau anda terbiasa dengan pola hidup mandiri, anda cocok untuk melakukan solo travelling ataupun group tour karena anda tak akan jadi beban dan mungkin malah bisa jadi leader tour. Sebaliknya kalau anda terbiasa serba instan, apalagi terbiasa dibantu nanny sebaiknya segera belajar untuk mengurangi ketergantungan dengan orang lain. Ketika sudah berada di perjalanan, kalau anda sedang travelling dengan teman atau group, apalagi kalau pergi sendiri kita harus berkoordinasi dengan waktu dan mempersiapkan diri untuk bertemu hal-hal atau kebiasaan baru.

Travelling bukan sekedar berapa banyak foto yang kita bagikan di sosial media atau seberapa banyak stempel di passport ---tumben bijak mas*. Travelling mengajari kita untuk melihat hal-hal baru dan bersosialisasi dengan orang lokal. Belajar kebudayaan baru yang mungkin tidak lazim bagi kita, mempelajari cara hidup yang mungkin tidak pernah kita bayangkan.

Kedua, Persiapan Uang Secukupnya
source
Sebelum travelling ke negara lain, ada baiknya selalu men-survey kurs mata uang negara tersebut ke dalam dollar Amerika. Dollar diterima di hampir semua negara, jadi kalau tukarnya kebanyakan tak masalah, bisa dibawa kemana-mana. Kalau tidak ada waktu untuk ke money changer kita bisa juga mengandalkan kartu debit dan kredit. Bawa saja uang seperlunya, ini sudah 2016 ---sudah dapat jodoh mas di 2016? #none of your business* sudah banyak kartu debet dan kredit yang dapat dipergunakan diluar negeri. Pastikan menelpon bank terlebih dahulu sebelum terbang dan memberitahukan kapan berangkat agar kartu kita bisa dipergunakan disana.

Ketiga, Bawa Outfit yang Sesuai

source
Pada saat pertama kali travelling aku membawa baju kebanyakan, alhasil malah banyak tak terpakai dan malah membuat tas jadi tambah berat ---travelling apa minggat ya itu*. Usahakan untuk membawa pakaian secukupnya saja agar tidak menambah bagasi dan kalaupun nanti kotor kita bisa menggunakan jasa laundry yang ada di tempat travelling. Hitung saja berapa hari kita pergi dan sesuaikan dengan jumlah pakaian yang biasa kita pakai perhari.

Perhatikan juga pakaian yang sesuai dengan tema dan tempat yang akan kita datangi. Sesuaikan dengan keadaan, jangan memaksakan untuk bergaya. Misalnya ingin mendaki hati gunung, atau ke tempat yang bercuaca extrem, bawalah coat agar tidak kedinginan, jangan malah bawa dress panjang menjuntai 10 meter ke bawah #uhlala. Pun sebaliknya kalau kita ingin mendatangi suatu kota atau negara yang sedang bermusim panas, siapkanlah pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik dan sebaiknya tipis transparant.

Keempat, Bawa Bekal Makanan yang Cukup

source
Sah-sah saja kalau kita mau mencoba kuliner lokal, justru ini juga incaranku kalau sudah jalan-jalan. Tapi kalau sudah berurusan dengan budget yang minimal kita bisa mengantisipasi dengan membawa bekal dari rumah untuk mem-press sediikit dalam hal makan. Ketika aku pertama kali ke Malaysia di Kuala Lumpur (rincian perjalanan dan biaya klik disini), teman-temanku yang sudah pernah kesana pasti bawa makanan dari rumah, entah itu makanan berat ataupun sekedar mie instan dalam bentuk cup. Aku yang polos baru pertama itu tak terlalu memperhatikan. Baru ketika sampai di hotel aku melihat makan makanan yang dibawa tadi dan berbagi bersama-sama, termasuk berbagi bersamaku. Boleh ditiru nih pikirku, iseng-iseng aku lihat harga mie instan tadi di minimarket dekat tempatku menginap, what??? Harganya jadi 3x lipat, padahal merk sama dan tertulis “made in Tangerang”.

Sekarang sudah banyak makanan Indonesia yang dibuat versi instan, misalnya rendang, abon, nasi uduk, nasi liwet dan lain-lain ----hadeh jadi lapar nih mas* bahkan kalau kita mau masak nasi disana nanti kita bisa membawa rice cooker mini, kita akan menghemat sangat maksimal. Persiapkan juga minuman penghangat tubuh instan seperti wedang atau bandrek yang sekarang sudah banyak dijual di warung-warung tradisional atau minimarket.

Kelima, Siapkan Alat Peraga
source
Kalau kita bisa berbahasa Inggris, kita tidak akan tersesat dimanapun. Benar juga kalau kita bisa memakainya di tempat yang warga lokalnya mengerti dan terbiasa memakai bahasa Inggris. lain halnya kalau kita berada di tempat yang sangat minim memakai bahasa Inggris, mau tak mau kita harus memakai bahasa Tarzan atau bahasa tubuh erotis. Tapi terkadang ada tempat-tempat atau hal-hal yang membuat kita risih untuk memperagakannya. Misalnya kita ingin buang air kecil, silahkan pikir sendiri ya bagaimana cara nyampein-nya pake bahasa tubuh. Atau ketika mau ngasih tahu makanan halal yang tidak boleh ada menu pork nya, masak iya harus niru hewannya.

Ada baiknya sebelum pergi kita men­-download gambar-gambar yang diperlukan untuk ditunjukan ke warga lokal bilamana bahasa Inggris kita pas-pasan atau sebaliknya warga disana minim Inggris. Bisa juga kita lebih kreatif dengan mencari kata-kata yang banyak digunakan dan diterjemahkan ke bahasa lain ---bahasa kalbu boleh*, kemudian kita print dan dibuat kartu dan dibawa jikamana diperlukan.

Keenam, Menjaga Kesehatan

source
Sangat penting untuk selalu bugar dan seksi disaat kita dalam perjalanan. Selalu olahraga rutin dan menjaga pola makan ---berasa jadi instruktur fitnes*. Ketika kita sudah bepergian stamina kita harus selalu terjaga, karena kita akan sedikit beristirahat dan mungkin akan kurang tidur bersama. Tentunya kita pasti akan banyak jalan kaki atau berkendara dari satu tempat ke tempat lain. Jangan sampai kendala kesehatan menjadi penghambat dan merusak rencana yang sudah kita susun rapi.

Dan yang lebih buruk kalau kita travellingnya bersama teman atau group, kita akan jadi beban kalau sedikit-sedikit mengeluh capek atau ga enak badan. Saya jamin teman anda pasti tak akan menawari dua kali untuk trip bareng ---ya iyalah, hello*. Sangat disayangkan kalau kita sampai batal terbang atau tidak melakukan perjalanan yang sudah direncanakan hanya karena kendala tubuh yang kurang fit.

Demikianlah tadi sedikit hal-hal yang harus dipersiapkan ketika kita akan terbang untuk pertama kali. Semoga bermanfaat dan dapat dipraktekkan, semoga selalu dapat melangkahkan kaki sejauh angan dan setinggi impian.

Don’t stop dreaming, because everything comes from dream

1 comments:

  1. gitu ya mang, oke saya akan ikuti saran tsb. saya newbie soalnya

    ReplyDelete