bloom

flash

Tuesday, January 10, 2017

BEBERAPA KEBIASAAN WARGA LUAR NEGERI YANG BAIK UNTUK DITERAPKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


Sangat banyak kebiasaan dan budaya yang hanya akan kita temukan di negara kita yang tercinta ini. Baik kebiasaan yang patut dilestarikan dan dijaga dengan baik, maupun kebiasaan yang mungkin tidak patut untuk kita banggakan. Sejogjanya kita seharusnya selalu menjadi pribadi yang menjaga tatanan hidup agar selalu berfikir lebih maju dan selangkah lebih baik lagi --tumben ngomongnya agak bijak*.
Sumber gambar sini
Dari beberapa perjalanan yang saya temukan langsung di tempat kejadian maupun beberapa bacaan yang saya baca, berikut saya akan coba tuliskan beberapa kebiasaan diluar sana yang mungkin baik untuk ditiru:

ON TIME DAN LOYALITAS
Di beberapa negara maju seperti Jepang dan Singapore, datang terlambat adalah hal memalukan. Dalam dunia kerja, pulang cepat juga merupakan hal yang memalukan di tradisi Jepang. Untuk seperti ini mungkin bukan perkara mudah, hal pertama yang harus dirubah adalah mindset disetiap kepala individualnya.
Sumber gambar sini

Kebiasaan on time dan loyalitas yang tinggi akan berpengaruh pada stabilitas dan kelancaran perusahaan atau badan usaha. Dampak dari perilaku ini juga berpengaruh untuk kehidupan orang itu sendiri, orang yang terbiasa teratur dan tepat waktu dalam menjalankan tugas biasanya akan lebih dipilih untuk diberikan kepercayaan.

TERTIB DALAM ANTRIAN
Pernah saya kebelet di kawasan Bugis di Singapore (rincian biaya dan perjalanan sini) , biasanya ketika mau antri di WC yang terdiri dari beberapa room, kita akan menunggu di depan pintu yang sedang dipakai orang lain di dalam. Bisa jadi orang yang menunggu duluan dapatnya malah belakangan jika yang didalam tadi agak lama, dan yang menunggu belakangan malah dapat duluan karena WC yang ditunggu lebih cepat keluarnya.
Sumber gambar sini

Di Bugis ini saya mendapatkan hal lain, aku tidak antri untuk menunggu hatimu, eh maksudnya ketika antri orang-orang tidak berada di depan pintu kamar, tapi menunggu di depan pintu utama. Bagiku cukup adil, yang datang duluan dapat giliran duluan, tidak seperti kebanyakan antri di toilet disini pada umumnya.

Antri yang tertib juga tidak hanya di satu tempat, disemua situasi juga seharusnya dibudayakan untuk selalu menghargai giliran orang lain yang datang lebih dulu. Banyak sekali saya lihat di bandara-bandara ketika sedang mengantri, datang ibu-ibu atau bapak-bapak dari belakang maen motong antrian dan datang ke counter untuk didahulukan --ingin rasanya aku teriak dan menyapa ibu dan bapak itu dengan halus, loh?

BUDAYA MEMBACA
Di beberapa negara maju dan sedang berkembang, kereta dan bus lebih sering menjadi andalan warga sekitar. Kalau kita di kereta-kereta Indonesia kebanyakan ketika perjalanan jarak pendek maupun panjang akan dihabiskan dengan bermain gadget sembari kereta atau bus sedang berjalan -- saya juga demikian hehe*
Sumber gambar sini

Ketika berada di luar negeri, akan banyak kita temukan orang-orang yang menghabiskan perjalanan di bus dan kereta dengan membaca. Ketika di Malaysia, saat berada di kereta, kami tak berenti memainkan handphone untuk menghilangkan suntuk, juga agar waktu perjalanan yang cukup lama tidak terlalu terasa.

Beberapa turis-turis lain kulihat malah membuka buku bacaan, dan ada yang membaca peta atau informasi petunjuk untuk turis-turis asing dengan seksama. Bagus juga nih pikirku cara mereka untuk menghabiskan waktu, saat kami sibuk dengan gadget masing-masing, para bule ini sudah mendapatkan informasi lengkap dari petunjuk yang mereka baca.

MENDOAKAN TEMAN YANG BEPERGIAN
Ketika teman sedang travelling, kebanyakan kata-kata keramat yang kita dengar adalah “jangan lupa oleh-oleh ya”, selain sakit di telinga kalimat ini juga terkesan membebani. Tak tanggung-tanggung, terkadang ada orang yang tidak malu-malu lagi untuk minta dibawakan barang-barang tertentu. Kalau masih tingkat keluarga sih tak terlalu masalah, atau orang yang spesial --seperti kamu :D*
Sumber gambar sini

Orang luar ketika ada temannya yang akan bepergian untuk liburan biasanya akan berkata “have a nice trip”, “safe flight”, "take care", “enjoy your holiday”, tanpa embel-embel oleh-oleh. Dan ketika pulang, mereka tidak akan diserbui dengan permintaan oleh-oleh. Kontras ya gaees, sebaiknya mulai dari sekarang hilangkan kebiasaan meminta oleh-oleh ketika teman bepergian.

MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA DAN DIPISAH SESUAI JENISNYA
Saat ini pemerintah tengah gencar-gencarnya melakukan penyuluhan untuk revolusi mental. Saat berada di Singapore, saya melihat tempat sampah yang berbeda-beda. Satu kotak untuk sampah yang organik, dan satu lagi untuk non organik. Di Indonesia juga saya sudah sering melihat di beberapa tempat sudah mulai memberlakukan kotak sampah umum seperti ini.
Sumber gambar sini

Di Singapore saya lihat masyarakatnya sudah tertib dan jarang sekali saya lihat orang-orangnya membuang sampah sembarangan. Begitu bersih dan rapi saat sampah tak lagi berserakan, saat hati tak lagi berantakan #eh. Kebiasaan ini patut untuk diteladani dan dibiasakan di lingkungan kita sehari-hari.

BERKENDARA SESUAI JALURNYA DAN BERDISIPLIN DALAM LALU LINTAS
Saat berada di Malaysia (rincian biaya dan perjalanan klik sini) , saya mendapatkan beberapa kejutan, salah satunya saat di jalan raya. Ketika berada di lintas kota, mobil-mobil besar seperti tronton dan sejenisnya diharuskan berada di jalur kiri dan kanan khusus kendaraan umum. Jangan harap hal ini berlaku disini ketika jalanan sedang sepi, pasti kita akan melihat mobil-mobil besar ini seperti sedang balapan.
Sumber gambar sini

Lain halnya ketika berada di Malaysia, aku sendiri terheran-heran melihat keteraturan pengandara di jalannya. Saat keadaan sepi, mobil-mobil besar ini tetap dengan teratur berada di kiri jalan semua. Saat macet di tengah kota, tak satu kalipun aku mendengar suara klakson yang terdengar. Satu nilai positif yang patut dicontoh, semoga dapat dipraktekkan di negara kita.

SERING BERJALAN KAKI

Sumber gambar sini
Satu hal lagi dari kebiasaan orang luar negeri yang baik untuk ditiru adalah kebiasaan mereka berjalan kaki. Orang-orang luar negeri tidak enggan untuk berjalan kaki kemana-mana meskipun jaraknya lumayan agak jauh. Selain mengurangi kemacetan, dampaknya juga bagus pada kesehatan kita.

Demikianlah tadi beberapa kebiasaan orang asing yang patut untuk ditiru dan dipraktekkan dalam hidup kita. Semoga bermanfaat dan memotivasi agar lebih baik lagi.

Dont stop dreaming because everything comes from dream

6 comments:

  1. Aku selalu ngedoain kok. Doanya gini, "eh hati-hati ya di jalan, semoga selamat sampe tujuan. Oleh-oleh jangan lupa loooh"

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ujungnya itu yo mang, mengena
      Lemak nian nyiramke banyu ke wong ini :d

      Delete
  2. Yupz. Traveling kemana saja, sesungguhnya adalah soul journey dimana kita melihat sebuah tempat dan memtik hikmah yang baik darinya.

    Nice post Fery.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan membawa yang baik untuk dicoba diterapkan ye mek

      Delete
  3. Jadi mendoakan temen yang berpergian, bukan malah minta oleh2 yaaaa hahaha

    ReplyDelete
  4. jalan kaki yang wong sini susah nian dikit2 nak naik motor, ojek atau angkot susah nian diajak jalan kaki

    ReplyDelete