bloom

flash

Thursday, March 23, 2017

6 ALASAN CEWEK TRAVELER LEBIH KEREN



Travelling sekarang sudah bukan lagi hanya mimpi  dan hanya bisa dilakukan orang-orang berduit atau kaum borjuis. Travelling sudah bisa dilakukan oleh orang-orang yang berstatus menengah kebawah dengan perhitungan yang sangat sistematis dan persiapan yang matang. Bahkan travelling sekarang sudah bisa dikategorikan sebagai hobi bagi sebagian orang, termasuk salah satunya saya sendiri hehe.


Dengan banyaknya promo tiket-tiket murah dari berbagai maskapai, baik penerbangan domestik maupun luar negeri, efeknya adalah bertambahnya jumlah traveler. Dengan hobi di dunia travelling, membuat kita bergaul dan bertemu banyak traveler lainnya. Dari berbagai orang-orang yang senang bepergian baik cowok maupun cewek, banyak sekali dampak positif yang mempengaruhi perangai dan sifat serta kebiasaan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai seorang traveler, ya saya traveler --walaupun ga ada yang ngakuin* membuat saya banyak berkenalan dan bertemu teman-teman baru dalam dunia travelling ini. Dari berbagai teman-teman baru ini, banyak hal-hal unik dan seru yang saya temui, termasuk ikut organisasi dan komunitas travelling.

Dari sekian banyak teman-teman, saya memperhatikan cewek-cewek traveler --beneran memperhatikan ya secara harfiah :D*. Entah kenapa aku melihat mereka dengan pandangan yang sangat-sangat positif, apakah ini cinta #plak. Dari keseharian mereka, cara mereka bertutur sapa, sampai tatacara mereka kepada orang lain, bagiku cewek-cewek ini terlihat sangat keren.

Keren? ehm bukan tanpa alasan aku mengatakan keren, bukan cuma sekali dua kali bertemu dan bertatap mata langsung akhirnya jadi suka dan akhirnya jadi jodoh --mulai meracau*. Tapi karena saya sendiri sudah sering bepergian bersama cewek-cewek dan bergaul sehari-hari bersama mereka. Dan sebagai bahan pertimbangan bapak-ibu bersama ini saya lampirkan alasan saya melamar anak bapak-ibu, #eh. Daripada saya makin terbawa suasana, berikut alasan kenapa cewek traveler lebih keren, check it out.

MANDIRI
Pertama kali alasan aku jadi suka travelling adalah temanku sendiri yang sudah lebih dulu cus kesana kemari, maksudnya sudah sering kemana-mana. Dan hebatnya dia adalah perempuan. Berkat temanku ini aku belajar untuk rajin melihat tiket-tiket murah. Belajar mengatur rute perjalanan, mengatur cuti dan lain sebagainya.

My first travelmate Krisna
Dengan kata lain, si cewek temanku ini sudah mengajariku untuk mandiri dan tidak tergantung dengan travel agent ataupun orang lain. Dapat dilihat sendiri, tanpa kusadari temanku ini sangat mandiri dan bisa mengatur sendiri perjalanannya. Sudut pandangku tentang wanita yang biasanya manja, banyak tergantung dengan cowok sirna seketika.

Wednesday, March 15, 2017

JELAJAH BEBERAPA PASAR PALEMBANG : Kulu Kilir Peh



Pada Minggu lalu kami berkesempatan untuk mencoba menjelajah beberapa pasar iconic di Palembang. Pasar? Ya pasar, pasar tradisional. Pasar dimana tempat “biasanya” ibu-ibu belanja kebutuhan sehari-hari seperti sayur-sayuran, buah-buahan, bumbu-bumbu dapur serta alat-alat dapur lainnya.

Tujuan kami kali ini sebenarnya dalam rangka sebuah acara komunitas backpacker yang akan digagas pada dua bulan mendatang nanti. Demi terlaksananya acara tersebut kami bertugas untuk meng-explore pasar-pasar tradisional yang masuk dalam list untuk acara nanti. Aku yang tampan ini ikut serta untuk meramaikan --yang bagian tampan jangan terlalu fokus*.

Adapun agenda yang dilakukan dalam penelusuran pasar ini --duh ile penulusuran* untuk melihat-lihat apa saja ciri khas yang ada disana, baik berupa kuliner, bahan makanan serta tempat-tempat unik yang bisa dijadikan clue untuk games acara nanti. Dari sekian banyak pasar, terpilihlah beberapa pasar-pasar tradisional untuk dijadikan bagian dari hidupku acara nanti. 

Meeting point (Monpera)
Meeting point kami pertama di seputaran Monumen Ampera (Monpera) yang terletak di dekat area Benteng Kuto Besak. Pasar pertam yang kami tuju adalah pasar 10 Ulu, untuk menuju kesana bisa melalui getek, semacam perahu yang biasa digunakan untuk menyeberang di sungai musi. Getek ini banyak terdapat di pinggiran sungai kawasan BKB. Masyarakat biasanya menggunakannya untuk menyeberang dari daerah Ulu ke Ilir atau sebaliknya.